Dewan Tengok Korban Parangtritis

DARMA – Sebagai bentuk kepedulian terhadap korban tragedi  Parangtritis Bantul Jogjakarta, jajaran anggota DPRD Kuningan meluncur ke Kecamatan Darma, Kamis (18/2). Mereka melayat satu persatu dari tujuh korban musibah tersebut. Tentu saja kehadiran mereka mendapat respon positif dari orang tua korban.
Rombongan dewan diwakili oleh empat anggota. Masing-masing adalah Deni Erlanda, Maman Wijaya dan H Iwan Sonjaya. Ketiganya merupakan wakil rakyat yang berasal dari dapil V. Yang memimpin rombongan, langsung Ketua DPRD H Acep Purnama SH MH.
Selain jajaran staf sekretariat DPRD, pelayatan pimpinan dan anggota DPRD tersebut mendapat pengawalan dari Kapolsek Darma AKP Arisman. Tujuh rumah orang tua korban berhasil mereka kunjungi. Baik di Desa Cipasung maupun Desa Cageur yang semuanya masuk wilayah Kecamatan Darma.
Wajah sumringah ditampakkan oleh para orang tua korban. Meskipun raut muka kesedihan masih terlihat. Mereka begitu senang menerima kehadiran para wakil rakyat tersebut. Paling tidak, kesedihan mereka setelah kehilangan putra kesayangan, merasa terobati.
”Kami turut prihatin atas musibah yang bapak dan ibu rasakan. Semoga saja kita selalu diberikan kekuatan untuk menerima cobaan ini. Kami yakin musibah ini sangat tidak diharapkan oleh kita semua. Tapi memang kita tidak bisa mengelak dari garis takdir Allah SWT,” kata Acep seraya menyerahkan sedikit bantuan.
Selain menyerahkan bantuan, Acep ingin mendorong pihak tertentu untuk memberikan hak para korban. Terutama hak asuransi dari karcis obyek wisata. Pihaknya berkeyakinan, dari karcis yang telah dibayar terdapat jaminan asuransi.
Dari tujuh rumah yang dikunjungi, nyaris seluruhnya telah merasa ikhlas atas musibah yang menimpa mereka. Hanya saja sebagiannya masih merasa jengkel terhadap pihak sekolah yakni MTs Ar Rasyid.
Seperti orang tua Anugrah (15) yakni Usep Munadi di Desa Cipasung. Pihaknya masih menuntut pertanggungjawaban pihak sekolah.
”Kami masih meminta pertanggungjawaban sekolah. Tentu saja tanggungjawab manusiawi. Kami ingin agar pihak MTs Ar Rasyid mengakui bahwa mereka salah. Karena memang itulah bentuk kelalaian,” tegasnya.
Sementara itu, informasi dari para orang tua korban tragedi Parangtritis, pihak sekolah telah melakukan pelayatan. Begitu pula Bupati H Aang Hamid Suganda. Bahkan beberapa hari yang lalu, anggota DPR RI dari PAN, Chandra Tirta Wijaya memberikan bantuan kepada dua korban yang diserahkan oleh Maman Wijaya. Kedua orang tua korban tersebut yakni orang tua dari Anugrah dan orang tua dari Endi Ahmad Supiandi. Masing-masing menerima bantuan Rp 1 juta. Hingga saat ini, jenazah yang berhasil ditemukan baru empat orang. Tiga jenazah korban lainnya masih dalam tahap pencarian tim SAR. (ded)

sumber : http://www.radarcirebon.com

  1. Leave a comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: